February 21, 2024

Pengacara memiliki peranan penting dalam sistem peradilan. Mereka bertugas untuk mendampingi dan melindungi kepentingan klien baik perorangan maupun badan hukum. Tugas seorang pengacara sangat beragam mulai dari memberikan nasihat hukum, mewakili klien di pengadilan, hingga menangani berbagai urusan hukum lainnya.

Apa saja yang menjadi tugas dan tanggung jawab seorang pengacara? Berikut penjelasannya:

  1. Memberikan Konsultasi dan Nasihat Hukum

Tugas paling mendasar seorang pengacara adalah memberikan konsultasi dan nasihat hukum kepada kliennya. Dalam konsultasi ini, pengacara akan menganalisis permasalahan yang sedang dihadapi klien lalu memberikan pandangan mengenai aspek hukumnya. Pengacara juga akan memberikan berbagai pilihan penyelesaian masalah beserta kemungkinan risikonya.

Konsultasi dan nasihat hukum dari lawyer jogja diperlukan baik oleh perorangan maupun oleh perusahaan. Misalnya ketika ingin membuat kontrak kerjasama, melakukan kesepakatan bisnis, mengajukan gugatan cerai, melaporkan tindak pidana, dan berbagai urusan hukum lainnya.

  1. Mewakili Klien di Pengadilan

Tugas utama pengacara lainnya adalah mewakili serta mendampingi klien yang sedang terlibat perkara di pengadilan. Baik sebagai penggugat, tergugat, maupun sebagai saksi dan terdakwa.

Dalam proses persidangan, pengacara akan mengajukan bukti dan argumentasi untuk memperkuat posisi kliennya. Pengacara juga dapat melakukan pledoi atau pembelaan terhadap terdakwa. Termasuk dalam hal ini adalah pengajuan banding, kasasi, maupun upaya hukum luar biasa lainnya.

Kehadiran pengacara sangat membantu menegakkan hak dan keadilan klien di pengadilan sesuai dengan prosedur dan undang-undang yang berlaku.

  1. Menyusun Dokumen Hukum

Pengacara memiliki kemampuan dalam memformulasikan berbagai jenis dokumen hukum seperti surat gugatan, surat kuasa, perjanjian kontrak, wasiat, maupun dokumen legal lainnya. Dokumen-dokumen ini tentunya harus disusun secara cermat agar secara hukum mengikat dan dapat melindungi kepentingan klien.

Selain menyusun sendiri dokumen hukum, pengacara juga akan memeriksa dan memastikan kelengkapan serta validitas dokumen milik kliennya. Hal ini penting untuk meminimalisasi risiko hukum atas dokumen yang tidak sempurna.

  1. Melakukan Investigasi dan Pengumpulan Bukti

Ketika menangani perkara pidana, advokat jogja dapat ditugaskan untuk melakukan penyelidikan dan pengumpulan bukti yang menguatkan posisi kliennya.

Investigasi ini bisa berupa pencarian data, dokumen, saksi, maupun barang bukti. Melalui investigasi, pengacara dapat menggali informasi baru yang selama ini belum diketahui sehingga jaksa penuntut umum. Dengan begitu, posisi klien akan semakin kuat di mata hukum. Namun tentu saja investigasi harus tetap dilakukan secara legal dan profesional oleh pengacara.

  1. Mendampingi Jalannya Kasus Hukum

Selama proses hukum berlangsung, pengacara jogja wajib mendampingi klien hingga perkara dinyatakan selesai. Mulai dari penyelidikan, penyidikan, persidangan di pengadilan, sampai putusan hakim dibacakan.

Pendampingan pengacara ini sangat penting bagi klien yang minim pengetahuan hukum agar tidak dirugikan ataupun salah langkah. Sengaketanya permasalahan yang dihadapi, pengacara selalu siap memberikan bantuan terbaiknya.

Itulah beberapa tugas dan tanggung jawab utama pengacara dalam membela kepentingan klien. Mulai dari konsultasi hukum, pendampingan di pengadilan, hingga penyusunan dokumen legal. Jasa pengacara profesional diperlukan oleh siapapun yang sedang terlibat masalah hukum agar hak-haknya terlindungi sesuai undang-undang.